my life as ulez

Archive for April, 2012

Indonesia Best

Sabtu pagi yang cerah dan mendadak istri bilang supply makanan menipis,

lalu ide cemerlangnya adalah pergi ke supermarket sepagi mungkin sehingga

masih bisa mengoptimalkan jasa teteh sebagai pemangku jabatan asisten di rumah untuk membantu memasak.

gak bisa bilang enggak demi terbayang rendang, baso dan gepuk (empal) setelah semua bahan nanti selesai diolah,

maka kamipun menuju ke supermarket terdekat yang identik dengan harga yang lebih murah, biasanya kami ke pasar anyar, tapi berhubung istri dalam kondisi hamil 6 bulan, ya sudah..kita ke Yogya di Jalan baru (Jl. Soleh Iskandar, Bogor) saja.

Tidak dinyana ketika sudah memasuki area supermarket, mata gw malah kemana-mana nemplok ke produk-produk yang boleh dibilang cukup memiliki nilai sentimentil kayak Khong Guan, biskuit fried cookies, susu kaleng, kopi, teh dsb. gw kadang menjuluki produk-produk itu sebagai Indonesia Best, karena sampai saat ini belum ada yg merk yg mampu mengganti mereka dari “Top of  Mind” gw, lalu gw pikir, kenapa eggak gw fotoin aja? terus aplod ke instagram (masih demam instagram). Jadilah sesi belanja satu jam itu gw foto sana-sini, dan iya..tampaknya pak sekuritipun udah curiga ada yg potrat-potret di wailayah kekuasaannya, karena beberapa kali dia mendekati gw kemudian mencoba ngintip apa yg ada di layar henpon gw, sayangnya gw masih lebih lihai untuk hal ini, sehingga dia gak sampai negor, karena gak pernah nangkep basah gw.

OK gak banyak omong lagi, berikut adalah Indonesia Best (iya..gw udah aplod ini ke akun instagram gw


Demam Instagram (wow it even rhyme)

OK , Instagram

Aplikasi yang menurut gw lebih mirip ke jejaring sosial berbasis foto ini memang fenomenal (setidaknya menurut gw ya). Bagaimana tidak, tanpa bermaksud berlebihan, dengan aplikasi pengolah foto (yang menyediakan beberapa efek foto) ini bisa dibilang semua orang bisa membuat foto bagus, atau lebih tepatnya (berkesan) keren dengan mudahnya, hanya dengan jepret lalu pilih efek yang diinginkan lalu jadilah foto (misalnya dengan efek) klasik berkesan retro ala polaroid. Bahkan foto2 biasapun dengan efek yang ada akan terlihat lebih..keren kalo gak bisa dibilang “berseni”.

Sebelum merilis versi android dan kemudian di akusisi oleh facebook, instagram hanya tersedia secara exclusive pada perangkat mobile berbasis iOS (iya betul, apple). Pun, gaungnya sedemikian besarnya sehingga para pengembang aplikasi berbasis Androidpun menelurkan beberapa yang serupa, diantaranya StreamZoo, Camera360, LightBox dan masih banyak lagi.

Sebenarnya secara tampilan dan hasil output aplikasi-aplikasi android tersebut  tidak kalah dengan Instagram, tapi besarnya pengunduh pada hari disaat Instagram mengumumkan bahwa aplikasinya kini tersedia untuk Android menunjukkan kedigdayaan dan besarnya keinginanpara pengguna android untuk menggunakan  instagram..termasuk gw.

Sedikit menahan diri demi menunggu versi yang sudah stabil untuk android (sebenarnya lebih karena kuota data untuk alat yg gw pakai juga sudah mau abis sih). Namun pada akhirnya mengunduh instagram juga, dan iya betul! gw pun kena demam instagram, hanya dalam 3 hari gw udah unggah 24 buah foto yang kesemuanya memang diambil secara instan tepat sebelum diunggah. ya..kalau tanpa efek, format square dan framenya mungkin fotonya sebenernya biasa, tapi karena efek-efek tersebut, jadi tambah sedikit fresh lah..kalo menurut gw. Oh iya, gw paling suka dengan kombinasi efek dan frame yang namanya “earlybird”.

Di bawah ini adalah beberapa hasilnya…dan beberapa foto lainnya akan gw upload pada postingan berikutnya. Semoga berkenan.