my life as ulez

Arkeologi Cinta

beautiful

Eee Kyu Says

Cinta adalah ruang tak terdefinisikan. Ia ada, mengisi hati, kental dan berasa. Tapi ia tak pernah dapat kita genggam. Tak pernah kita tahu di mana batas-batasnya.

Dari mata barangkali ia datangnya. Lalu turun ke hati. Demikian pujangga lama menyebutnya. Tapi mata yang bagaimana, dan di bagian hati yang mana, tak pernah kita mengerti. Mataku tak memasukkan cinta yang sama dengan matamu. Dan begitu sampai di hati, ia langsung bersembunyi. Gelap, menyelinap. Mengendap-endap, tak tertangkap. Berbisik-bisik, tanpa berisik. Lalu — tiba-tiba — laku kita adalah lakunya. Tak rasional, bahkan susidal*.

Jangan-jangan — aku curiga — cinta tak pernah datang dari luar. Tak pernah lewat mata,  lalu turun ke hati. Para pujangga itu telah keliru.

Cinta telah ada di hati kita. Sejak lama. Aku curiga. Ia bersemayam dalam tidur panjang, seperti puteri mati suri yang menunggu sang pangeran tampan. Lalu, ketika sang pangeran itu mengecupnya, ia pun terbangun dari dipan.

They…

View original post 310 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s