my life as ulez

Latest

Crack

Dan pecahlah!

20131120-112237.jpg

Hari Kartini, di TK KEMUNING, Bogor

Ini mungkin waktunya buat gw untuk leading my part. Sebagai a proud father tidak ada lagi waktu yang lebih tepat kecuali hari ini, dimana anak perempuannya akan ikut mentas dalam sebuah perhelatan terbesar dalam imajinasinya sampai saat ini. Hari Kartini.

Maka dengan sepuluh juta seratus ribu tiga puluh tekad yang terkumpul bangun pagilah gw. Mengabaikan ngantuk yang masih tersisa, hari ini dimulai.

Oh ya, tentunya hari ini akan lebih lengkap tekad untuk show off karena ada satu unit Samsung Smart Camera NX300 yang siap dijajal, gw akan jadi orang pertama di seantero TK Kemuning yang memakai NX300 tentunya (*nyengir jumawa) .

Maka, dimulailah perjalanan itu, dari mengantar ke salon untuk Syafa dirias, sampai akhirnya ke sekolahnya. Menit² pertama sungguh NX300 ini sangat membantu meningkatkan level jumawa berkat warna body yang coklat sehingga berkesan retro, tilted amoled lcd, sampai ke hybrid autofocus yang membuat pemilik kamera besar di sebelah gw jadi nengok ke arah gw terus. Ah kesombongan ini makin menjadi.

Tapi yang terjadi berikutnya ternyata seperti usapan air yang membangunkan tidur gw, karena lama kelamaan frame² yang dihasilkan akhirnya menghanyutkan gw untuk merasakan kembali sesuatu yang hilang selama ini, yaitu rasa dan gelora untuk menghasilkan frame² yang “jujur” untuk diri gw sendiri. Jadi pada menit² terakhir, hasrat show off justru hilang berganti eforia dengan betapa mudahnya (ternyata) tustel ini membantu “penyembuhan” gw, di bawa ini adalah beberapa frame yang dihasilkan, mungkin kesan jumawa, sok nyeni, dan asal jepret bisa dibaca dari frame² tersebut, latar belakangnya ya karena hal yang udah gw ceritakan tadi.

Akhirul kalam, semoga kejumawaan yang naif ini bisa dimaklumi. Enjoy!.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Arkeologi Cinta

ulez:

beautiful

Originally posted on Eee Kyu Says:

Cinta adalah ruang tak terdefinisikan. Ia ada, mengisi hati, kental dan berasa. Tapi ia tak pernah dapat kita genggam. Tak pernah kita tahu di mana batas-batasnya.

Dari mata barangkali ia datangnya. Lalu turun ke hati. Demikian pujangga lama menyebutnya. Tapi mata yang bagaimana, dan di bagian hati yang mana, tak pernah kita mengerti. Mataku tak memasukkan cinta yang sama dengan matamu. Dan begitu sampai di hati, ia langsung bersembunyi. Gelap, menyelinap. Mengendap-endap, tak tertangkap. Berbisik-bisik, tanpa berisik. Lalu — tiba-tiba — laku kita adalah lakunya. Tak rasional, bahkan susidal*.

Jangan-jangan — aku curiga — cinta tak pernah datang dari luar. Tak pernah lewat mata,  lalu turun ke hati. Para pujangga itu telah keliru.

Cinta telah ada di hati kita. Sejak lama. Aku curiga. Ia bersemayam dalam tidur panjang, seperti puteri mati suri yang menunggu sang pangeran tampan. Lalu, ketika sang pangeran itu mengecupnya, ia pun terbangun dari dipan.

They…

View original 310 more words

Pillows, #samsungsmartcamera #EX2F

Go ahead,
Lay down,
Kick of ur shoes

The #Market is #Smile Again, #SamsungSmartCamera #EX2F

The perabot

The Perabot

The Perabots, Mang Harun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

The Perabots, Mang Harun and Mang..duh I forget his name

 

 

The Perabots, yes..Mang Harun again

The Daging

The Kids are allright

 

The Bra Hunter

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 336 other followers

%d bloggers like this: